Jumat, 27 Desember 2013

permainan dibalik awan hitam

sepertinya penyakit aneh kamu itu datang lagi. sampai kapan kamu akan seperti ini ? kamu datang, pergi. kamu hubungin, setelah itu enggak. kita ter-connect-si, habis itu failed. sampai kapan aku seperti ini terus ? emang seharusnya kamu tahu hal ini, aku hidup enggak buat mikirin kamu terus terusan. waktu aku habis terbuang bukan buat kamu-seenaknya-membuat-permainan-dihatiku, aja. mungkin kamu gak sadar, kalau kamu membuat sebuah permainan jauh didalam hatiku, kadang aku suka dengan permainan mu. kadang aku membencinya. kadang aku rindu permainan mu. kadang aku ingin permainan itu cepat berakhir. game over. kamu tau permainan yang kamu ciptakan seperti apa ?

aku tidak benar benar bisa mendeskripsikan ini dengan baik, tapi aku bisa menjelaskan perasaan terhadap permainan mu. aku merasa adanya getaran, guncangan, dan desiran, disini. jauh didalam lubang hatiku yang tidak dangkal. kamu seenaknya menciptakan permainan mu disana.

aku tidak tau gimana caranya ngilangin perasaan terlalu gila itu. ini sudah benar benar gila. mungkin aku suah terlihat wanita yang paling gila di dunia. everybody talk to me like that. everyfriends! over! seharusnya ini sudah berakhir sejak dulu.

mungkin seharusnya kamu tahu kalau aku benar benar lelah. tapi ke-lelah-an yang seharusnya semakin lama semakin menyiksa membuat aku merasa semakin lama semakin membuat ku kuat, lebih kuat.

kamu itu seperti awan hitam dihidupku. kamu yang mengundang awan hitam itu hair, kamu yang menciptakan awan hitam itu dihidupku. kadang awan hitam itu gak selamanya buruk, kamu tau ? gak selalu awan hitam datang bersama duka, gak selalu awan hitam datang membawa luka. pernah sekali, dua kali, tiga kali, hingga berkali-kali aku merasa awan hitam itu membuat keindahan sendiri untuk ku. hingga saat itu aku berfikir awan hitam itu indah.

kamu tahu satu hal, awan hitam membawa dirinya hadir bersama hujan. awan hitam selalu menghadirkan hujan. aku sadar, aku disini tidak kamu tinggalkan sendiri, kamu meninggalkan ku tidak benar benar sendiri. kamu sadar ? hujan yang mampu menghapus duka ku. hujan bisa memudarkan luka ku. hujan yang menghapus luka yang semakin lama semakin menggetar, semakin lama semakin melebar, dan semakin lama semakin membesar. hujan bisa menghapuskannya, meskipun hujan gak selalu berhasil membuat ku tenang, karna luka menyisakan bekas. setiap luka menyisakan bekasnya, kadang bekas itu menjadi permanen.

kamu dan aku sama sama tahu kalau selalu datang pelangi setelah hujan. karna kita sama sama suka pelangi yang datang. dan inilah episode terburuk dari ceritaku: kamu yang mengundang awan hitam, kamu membiarkan hujan datang, dan kenapa harus kamu juga yang datang membawa pelangi-nya ? aku bingung kenapa selalu kamu yang berotasi dalam hidupku ? atau aku yang hanya bisa ber-revolusi terhadap hatimu ?

cerita ini harus segara aku akhiri. bukan. bukan hanya aku yang harus mengakhirinya. cerita ini harus segera kita akhiri. aku tidak tahan membiarkan mu terus ber-rotasi dalam hidupku, dan aku semakin terluka membiarkan diriku selalu ber-revolusi terhadap hati mu. Terima kasih untuk awan hitam yang kamu undang. Terima kasih untuk hujan yang kamu biarkan datang. Terima kasih untuk pelangi yang kamu bawa. dan terima kasih untuk permainan mu dibalik awan hitam.

Jadi, sekarang aku hanya akan menunggu, kapan matahari datang dan mengeluarkan keajaibannya untuk memudarkan awan hitam-mu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar