Sabtu, 08 Februari 2014

Goresan Jelata

Begini kah takdir cinta yang semestinya ? bukankah aku bisa mendapatkan cinta yang lebih adil ? bagai kunang kunang kawin, aku dan kamu tetap akan terpisahkan meski telah menjalin cinta yang indah. Kenapa kita tidak pernah menemukan titik temu untuk hati yang sama sama mencintai ?

Mungkinkah kejujuran ku ini bisa menyakitimu ? lebih dalam dan lebih dalam lagi. Seharusnya kamu tahu, dan aku pikir kamu tahu, cerita ini tak gampang untuk digantikan cerita baru. Cinta ini tak bernyawa tapi hidup, cinta ini tak bernafas tapi bergerak, cinta ini tak berjiwa tapi menyatu. Tapi kita tak bisa terus melanjutkan cinta sekarat penuh luka. Kita pernah mencoba tapi gagal. Kita pernah berjuang, tapi sia-sia. kita pernah berusaha tapi sirna.

Ku rela kan cinta ini dan cerita ini temaram. Tenggelam ditelan jiwa penuh goresan nanar. Goresan Jelata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar