Ini masih tentang pria aries-ku. Pria aries ini benar-benar tidak beranjak dari fikiran ku. entah dia yang enggan pergi, entah aku yang enggan membuatnya pergi. memang keberadaannya dalam fikiran ku bukan salah pria aries-ku. Dia pria aries-ku satu satunya.
Aku mulai berfikir, mungkin aku harus menghargai setiap waktu yang ku jalani bersama pria aries-ku. Tapi aku tidak tahu, aku tidak tahu apakah esok atau lusa atau esok lusa aku akan tetap bertemu dengan pria aries-ku. semua takdir Tuhan. Aku tahu Tuhan pati merencanakan sesuatu yang indah untukku dan pria aries-ku. Jujur Tuhan, aku masih ingin bertemu pria aries-ku, mengahargai setiap waktu yang ku lalui bersamanya. oke, aku mulai ngelantur, menghayal seakan - akan pria aries-ku akan benar-benar pergi. Tapi Tuhan aku tidak tahu apa rencanamu esok hari. memang tidak ada yang tahu, tidak aku dan tidak dengan pria aries-ku. Aku tahu aku sudah mengajukan terlalu banyak permohonan untukmu, aku masih ingin memohon sekali lagi atau dua kali lagi. Tuhan, tetaplah pria aries-ku disini bersamaku.
Saat ini pria aries-ku selalu saja seperti "fartamorgana". Dia selalu tampak jelas olehku, dia seolah-olah menarikku untuk mendekatinya. saat aku melangkah, berjalan, mendekat, pria aries-ku selalu saja hilang,pergi, lenyap. Harapan palsu, ya, pria aries-ku paling hobby memberi harapan palsu. ya, untukku.
Tuhan, aku hanya ingin satu hal lagi, Ini permintaan yang selalu diminta oleh orang-orang yang "lelah" dengan keadaan yang "tidak jelas". Tuhan, jika pria aries-ku memang bukan untukku lagi, lenyapkan dia Tuhan. Aku lelah harus selalu menunggu pria aries-ku.
Dia tetap pria aries-ku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar