Pada sore itu, disaat semuanya sudah seharusnya berakhir sejak 2 tahun yang lalu, disaat semuanya sudah selesai semenjak satu hati hancur terbakar menjadi debu diterbangkan angin, bercerai, berpisah, menjadi potongan yang sulit di temukan, sebuah pesan datang...
"I'm mad at myself"
Replay:
"aku marah saat aku selalu bersikap baik pada mu. aku marah untuk selalu meminta maaf atas hal yang tidak aku lakukan, for getting attached, for making you my life, depending on you, membuang waktu ku untuk mu, memaafkan mu. mendoakan mu, dan memimpikanmu. But most of all, untuk tidak membencimu, aku sudah melakukannya... and i do that for long times ago."
Deleted
Sending:
"thank you for all the things"
Sore itu pula, aku tidak memberanikan diri mengatakan perasaan marah ku padamu. aku menyimpannya. menjadi draft, di dalam ponsel ku dan hatiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar